Sastra Toraja : Part 1 of 10

Sastra Toraja :

Deata tumampa para tallu bulinna
puang kumombong keqteq tallu etengna

Deata tumampa tomaqpuduk mundan
puang kumobong tomaqillong karumisik

Randukmi tibuaq tangko Simbolong manik lanmai batu laulung

Umpatiangkaqmi bate lentekna Puang Matua male rokko rampe matampu’

Ponno sepuqnami Puang Matua bulaan matasak

Narampanannimi kapaq Kambunolangiq Kundailangiq

Dadimi buanna rampanan kapaq

Menelusuri kehidupan “tomassari tuak” petani tuak di Toraja

Masyarakat Toraja sangat akrab dengan tuak, minuman sari aren, yg mengandung alkohol.

Tuak ini disajikan hampir dalam setiap acara adat di Tana Toraja. Biasanya tuak dibawa oleh kerabat keluarga yang mengadakan pesta dan diminum bersama-sama dengan rekan-rekan yang hadir dalam acara tersebut.

Dalam keseharian masyarakat Toraja, minuman tuak bisa diperoleh dengan mudah. Setiap pasar di wilayah Tana Toraja memiliki kompleks restoran mini yang disebut Galampang. Galampang menyajikan masakan khas Toraja seperti Tollo’ Pamarrasan, Tollo’ Lendong, Pa’Piong Manuk, Pa’ping Duku’ Bai dan juga tuak.

Jalan jalan ke Sacre Coeur Paris

Hari agak dingin .. tapi tak mengendurkan niat kami untuk mengunjungi suatu gereja yang ada di suatu bukit di kota Paris.

Pemandangan dari atas bukit ini sangat indah, anda dapat melihat Menara Eiffel di kejauhan dan kota Paris yang indah.

Gereja ini sangat unik karena semua bangunannya hampir berwarna putih, sementara rata-rata gereja di Eropa tidak dicat.

Meskipun interior dari gereja ini tidak semewah Basilica Saint Pietro di Vatican, namun secara keseluruhan gereja ini sangat indah.

Jika anda berkunjung ke Paris, jangan sampai anda melewatkan kunjungan ke gereja ini.

sacre_coeur

Setelah kunjugan ke gereja ini, kamu kemudian melanjutkan jalan2 ke Moulin Rouge … suatu tempat pertunjukan kabaret di Paris. Sayangnya waktu ndak begitu mendukung jadi kami tidak sempat nonton.

Hmmm … nanti deh kalo ke Paris lagi … diusahakan mampir ke sana.

Posted in traveling. Tags: , . No Comments »

Trip to Rome

Setelah menanti selama beberapa bulan, akhirnya trip ini terlaksana juga. Dari Arnhem kami naek taxi ke Bandara Weeze di dekat Dusseldorf, Germany. Bandaranya cukup kecil tapi lumayan bagus. Dari sana kami naek RyanAir ke Ciampiono Airport di Rome, Italy.

Perjalananya biasa saja .. maklum RyanAir adalah penerbangan murah di Eropa. Setelah 2 jam akhirnya sampai juga di Ciampino.

Dari Ciampino, kami naek bus ke stasiun Metro terdekat. Metro ini adalah sejenis kereta listrik yang banyak digunakan di beberapa kota negara eropa seperti London, Paris, Amsterdam, dll.

Khusus untuk metro italy, sepertinya agak kurang bersih dan kurang terawat. Tapi masih tetap nyaman untuk digunakan.

Dari Ciampino kami langsung menuju ke hotel di bagian utara kota Roma. Hotelnya luas banget .. namanya Camping Village Rome. Disana ternyata banyak banget anak2 muda dari beberapa negara yang lagi berlibur.

Jadinya suasanya cukup menyenangkan karena kebetulan ada Euro 2008. Anak2 German ternyata sangat fanatik dengan tim mereka. Pada saat maen lawan Polska, mereka ribut banget .. dan hampir semua yang mengisi bar di hotel itu adalah orang German semua. GIle juga mereka ini …

Salah satu objek yang menarik di Roma adalah Pantheon …. yang dibangun oleh Agripa pada awal Masehi.

Dulunya ini adalah kuil untuk pemujaan dewa tetapi seiring dengan perkembangan ke Kristenan, maka diubah menjadi gereja katolik.

Seletah agama katolik menurun, akhirnya gedung ini dijadikan museum.

Di dalam gedung ini ada makam beberapa orang penting di Italia seperti Vittoria Emannuelle II.

Jadi kalo berkunjung ke Roma jangan sampai melewatkan Pantheon … OK ?